You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
penertiban bangunan
photo Doc - Beritajakarta.id

120 Bangunan Liar di Rawa Buaya Segera Ditertibkan

Sebanyak 120 bangunan liar yang berdiri di atas lahan milik Pemprov DKI Jakarta, di Jalan Al Barkah, Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat akan ditertibkan. Nantinya, lahan seluas 5,1 hektare tersebut akan digunakan untuk perluasan Hutan Kota Rawa Buaya.

Berita acara dari penyerahan asset Pemprov sudah dilakukan bulan puasa kemarin

Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI, Darjamuni mengatakan, penertiban bangunan liar akan dilakukan pasca Lebaran. Sebelum melakukan penertiban, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkot Administrasi Jakarta Barat untuk sosialisasi.

"Kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemkot setempat, setelah itu dilakukan sosialisasi kepada warga di lokasi tersebut baru ditertibkan," jelasnya, Sabtu (18/7)

15 Lapak PKL Kramat Pela Ditertibkan

Darjamuni mengatakan, sebelum Lebaran lalu, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi DKI Jakarta, telah menyerahkan lahan tersebut kepada Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan. Selain sebagai perluasan Hutan Kota, lahan tersebut juga akan dibuat fasilitas jogging track, sehingga Hutan Kota Rawa Buaya dapat dimanfaatkan sebagai arena olahraga warga.

"Berita acara dari penyerahan asset Pemprov sudah dilakukan bulan puasa kemarin," tandas Darjamuni.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye15976 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1805 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1187 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1155 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1062 personFakhrizal Fakhri